Posted by: sutanpamaleh on: Juli 10, 2008
Dominasi Sumut di cabang wushu taulo PON XVII/2008 masih terus berlanjut, terbukti dua medali emas dan dua perak kembali menjadi milik anak didik Master Supandi Kusuma pada pertandingan hari ketiga, Rabu (9/7) di Dome Balikpapan.
Dua medali emas Sumut disumbangkan Aldi Lukman di nomor gabungan Daoshu dan Gunshu putra, serta Eric Losardi di Nandao-Nangun Putra. Sementara dua medali perak disumbangkan Charles Susanto (Jianshu-Qianshu putra) serta Johannes (Nandao-Nangun Putra).
Bagi Aldi dan Eric,medali emas yang mereka rebut Rabu kemarin, merupakan yang kedua di PON XVII ini, setelah sebelumnya mereka juga menjadi yang terbaik di nomor Changquan dan Nanquan putra. Hasil ini juga membuat keduanya dipastikan bakal mengantongi masing-masing Rp200 juta, karena sebelumnya KONI Sumut menjanjikan memberi bonus Rp 100 juta bagi setiap peraih medali emas nomor perorangan.
Sampai Rabu, Wushu Sumut telah mengumpulkan tujuh medali emas dan empat medali perak, sekaligus memimpin perolehan medali sementara di cabang ini. Perolehan medali ini melebihi target medali yang dijanjikan Pengprov WI Sumut pimpinan Master Supandi Kusuma kepada KONI Sumut.
Tim asuhan trio Pelatih Chen Wenfu, Zhou Shusheng dan Sandri Liong ini masih memiliki peluang menambah pundi medali emas di wushu taulo pada pertandingan hari terakhir, Kamis (10/7)melalui nomor duel putra dan putri.
Peluang merebut emas terbuka di nomor putra karena Sumut menyertakan dua grup wakilnya,yakni trio Darwis Taniwan, Johannes dan Aldi Lukman, serta duet Jayamin dan Heriyanto. Sementara di kelompok putri, Sumut diwakili duet Dwi Arimbi dan Lindswell.
Selain itu di nomor Wushu Sanshou Sumut juga menyertakan seorang atletnya di final yakni Hotma Dearma Purba yang bermain di Kelas 48 Kg putri. Hotma pada semifinal kemarin menang mutlak atas Fitri (Jabar). Dan di final akan berhadapan dengan wakil tuan rumah Ambarwati yang mengalahkan Iva Ainul Wafa (Banten). Sementara tiga pesanshou Sumut lainnnya gagal ke final dan harus puas dengan raihan medali perunggu.Lastri Sibarani Rabu kemarin kalah dari Friska Ria Wibowo (Jambi), Jhon Hendrik Ginting ditundukkan Suryanto (Jateng), Moses Sembiring takluk di tangan Youne V Senduk (Kaltim).
Salam dari Kuala Lumpur.
Ya hebat sungguh Sumatra Utara kerana ahli Wushu SUMUT meraih pingat (medali) emas dan perak. Tahniah diucapkan.
Semoga seni beladiri ini akan meraih medali juga di Olimpik China nanti…
Jumpa lagi.
kirain ada apa kata-kata “nich” dipakai, rupanya bung Said agak manja berkomentar
)
untuk atlit (baik daerah maupun nasional), saya ingin memberi semangat! karena di panggung internasiona, cuma dua orang yang bisa ngibarin bendera merah putih di negara orang:
1. Kunjungan Kepala Negara
2. Partisipasi Atlit
Ayo Medan, Ayo Indonesia!
hidup sumut …. !!! saya dukung dengan doa …
Paten… Wushu sumut emang bisa diangkat deh. Tapi ada yang lucu bang… MENDALI. Wkwkwkwkwk
Bang..
punya alamatnya atau no kontaknya Eric ga?
aku perlu untuk liputan anak berprestasi bang..
mohon infonya,
Thanks
salam
-anton-
Juli 10, 2008 pada 11:09 am
hore … ayo raih lebih banyak medali lagi
o iya jadi positif nich ikutan kopdar , biar didaftarin