bikin hidup lebih hidup
Bukan salah ibu mengandung, apapun itu jalani aza lah apa adanya. siapapun orang nya gak akan mau milih hidup tidak beruntung. ya termasuk aku dilahirkan dari bapak yang bekerja sebagai tukang pankas rambut, hidup susah sudah biasa aku jalani. sekolah jalan kaki sejauh 10km ah sudah biasa. kadang aku malu, minder apalah itu setiap saat muncul dalam benak ku. aku sering berhayal bisa ini, bisa itu atau mau ini, mau itu ah terasa sangat mennyenangkan. seakan aku lupa siapa diriku yang sebenernya. aku anak ke empat dari delapan bersaudara, kami semua hidup dengan kebutuhan masing-masing, ada yang kuliah, sma, sltp. bayangin ajalah macemana ibuku bekerja keras mengatur untuk memenuhi itu semua.
Sekarang kami sudah pada tamat, hanya dua adik ku yang mesih duduk di bangku sltp. satu kelas tiga dan yang paling kecil di kelas dua. aku sekarang bekerja di perusahaan swasta di kawasan MEDAN. terkadang aku sering termenung mengingat masa kecilku itu. tapi semakin aku rasakan hidup ini tak lagi bermakna lebuh bagus hidup dinikmati aja apa adanya agar bisa “bikin hidup lebuh hidup”.
lebih punya taste!


usaha yang terbaik, dan nikmati aja apa yang diterima..

ya iyalah , masa ya iya dong
Hidup itu sangat indah kalau bisa berbuat.
Jangan mati ketika masih hidup.
hehe