Sutanpamaleh’s Weblog

Halo Teman

Posted by: sutanpamaleh on: Juni 13, 2009

Ah sudah lama aku gak nulis n ngotorin blog ini. Wajar saja selama ini aku terus sibuk di pekerjaanku yang sangat menguras energi dan tentu saja waktu untuk bersantai ria didepan layar monitor komputer. Biasanya aku sering nongkrong didepan komputer /warnet sambil mengetahui perkembangan baru didunia maya. Selama ini banyak hal-hal baru yang aku temui di lapangan.  Sejuta inspirasi  bercokol di pikiran tuk menuangkan nya kedalam kertas maya ini.

Terkadang aku berusaha tuk mampir di waktu luang, namun apa daya tenaga dan pikiran ku telah low tuk bisa mengapresiasikan ide-ide di blog yang aku buat setahun belakangan  ini. Aku juga gak tahu lagi perkembangan di blogger sumut, wadah yang aku ikuti dan dirikan bersama teman-teman sesama blogger sumut.

Melalui kesempatan yang sangat langka ini aku ingin gunakan sebaik mungkin tuk merefres pengetahuan ku di dunia maya. Tentu saja aku juga ingin melihat perkembangan blogger lain.

Aku kira cukup dulu tulisan yang boleh dikatakan perdana ini setelah sekian lama tidak aku kunjungi.

Lamaran buat siapa?

Posted by: sutanpamaleh on: Desember 20, 2008

kotaku medan

kotaku medan

Medan, 02 juli 2008

Kepada Yth.

Bapak Pimpinan Personalia

PT.Angin Ribut Corp.

Di Jalan Merdeka Medan.

Dengan hormat

Sesuai dengan iklan lowongan kerja yang Bapak muat di harian Medan tanggal 30 juni 2008 tentang penerimaan pegawai baru di perusahaan yang Bapak pimpin, maka saya yang bertanda tangan dibawah ini;

Nama : Sujono

Umur : 23 thn

Pendidikan : Sekolah Menengah Pertama
Alamat : Jalan Suka Makmur , Desa Bahagia No. 2 A

Berkeinginan untuk mengajukan lamaran untuk mengisi jabatan yang kosong diperusahaan yang bapak /ibu pimpin.

Sebagai bahan pertimbangan bapak/ibu nantinya, berikut saya lampirkan syarat-syarat administrasi sbb;

1. 1 satu lembar salinan ijazah terakhir;

2. 1 satu lembar salinan KTP;

3. 1 satu lembar CV;

4. 1 satu lembar pasphoto 4×6.

Demikianlah surat permohonan ini saya sampaikan, sangat besar harapan saya bapak pimpinan berkenan memberikan kesempatan wawancara agar supaya saya bisa menunjukan potensi saya. Atas segala perhatian dari bapak saya menyampaikan banyak terima kasih.

Hormat Saya

SUJONO

SEJARAH KESULTANAN DELI

Posted by: sutanpamaleh on: Juli 16, 2008

Kesultanan Deli

*1. Sejarah*

Di daerah Sumatera Utara, ada dua kerajaan atau kesultanan Melayu yang terkenal, yaitu Kesultanan Deli dan Kesultanan Serdang. Kesultanan yang pertama kali berdiri adalah Deli. Dalam perkembangannya, kemudian terjadi friksi dan konflik internal antara keluarga raja dalam kesultanan Deli tersebut. Akibatnya, muncul kemudian kesultanan baru yang memisahkan diri dari Deli, yaitu Serdang.Menurut riwayat, seorang Laksamana dari Kerajaan Aceh bernama Sri Paduka Gocah Pahlawan, bergelar Laksamana Khoja Bintan, bersama pasukannya pergi memerangi Kerajaan Haru di Sumatera Timur pada tahun 1612 M. dan berhasil menaklukkan kerajaan ini. Pada tahun 1630, ia kembali bersama pasukannya untuk melumpuhkan sisa-sisa kekuatan Haru di Deli Tua. Setelah seluruh kekuasaan Haru berhasil dilumpuhkan, Gocah Pahlawan kemudian menjadi penguasa daerah taklukan tersebut sebagai wakil resmi Kerajaan Aceh, dengan wilayah membentang dari Tamiang hingga Rokan. Dalam perkembangannya, atas bantuan Kerajaan Aceh, Gocah Pahlawan berhasil memperkuat kedudukannya di Sumatera Timur dengan menaklukkan kerajaan-kerajaan kecil yang ada di daerah tersebut. Gocah Pahlawan menikah dengan adik Raja Urung (negeri) Sunggal yang bernama Puteri Nang Baluan Beru Surbakti. Sunggal merupakan sebuah daerah Batak Karo yang sudah masuk Melayu (sudah masuk Islam). Di daerah tersebut, ada empat Raja Urung Batak Karo yang sudah masuk Islam. Kemudian, empat Raja Urung Raja Batak tersebut mengangkat Laksamana Gocah Pahlawan sebagai raja di Deli pada tahun 1630 M. Dengan peristiwa itu, Kerajaan Deli telah resmi berdiri, dan Laksamana Gocah Pahlawan menjadi Raja Deli pertama.  Pada tahun 1669, Deli memisahkan diri dari Kerajaan Aceh, memanfaatkan situasi Aceh yang sedang melemah karena dipimpin oleh raja perempuan, Ratu Taj al-Alam Tsafiah al-Din. Setelah Gocah Pahalwan meninggal dunia, ia digantikan oleh anaknya, Tuanku Panglima Perunggit yang bergelar ?Kejeruan Padang?. Tuanku Panglima Perunggit memerintah hingga tahun 1700 M. Dalam perkembangannya, pada tahun 1723 M terjadi kemelut ketika Tuanku Panglima Paderap, Raja Deli ke-3 mangkat. Kemelut ini terjadi karena putera tertua Raja yang seharusnya menggantikannya memiliki cacat di matanya, sehingga tidak bisa menjadi raja. Putera nomor 2, Tuanku Pasutan yang sangat berambisi menjadi raja kemudian mengambil alih tahta dan mengusir adiknya, Tuanku Umar bersama ibundanya Permaisuri Tuanku Puan Sampali ke wilayah Serdang. Menurut adat Melayu, sebenarnya Tuanku Umar yang seharusnya menggantikan ayahnya menjadi Raja Deli, karena ia putera garaha (permaisuri), sementara Tuanku Pasutan hanya dari selir. Tetapi, karena masih di bawah umur, Tuanku Umar akhirnya tersingkir dari Deli. Untuk menghindari agar tidak terjadi perang saudara, maka 2 Orang Besar Deli, yaitu Raja Urung Sunggal dan Raja Urung Senembal, bersama seorang Raja Urung Batak Timur di wilayah Serdang bagian hulu (Tanjong Merawa), dan seorang pembesar dari Aceh (Kejeruan Lumu), Baca entri selengkapnya »

Kuburan Dukun AS

Posted by: sutanpamaleh on: Juli 13, 2008

Ratusan warga Desa Sei Semayang dan dari daerah lain secara bergantian, baik mengendarai mobil, sepeda motor maupun berjalan kaki, mulai Jumat (11/7) pagi hingga sore hari secara bergantian terus mendatangi untuk melihat langsung kuburan terpidana mati Ahmad Suradji alias Nasib alias Nasib Kelewang alias Datuk dan terakhir gelar yang sangat santer dikenal masyarakat luas, bukan saja di dalam negeri tapi juga di luar negeri, yakni Dukun AS.

Kedatangan warga ini dapat dipastikan hanya untuk memastikan apakah benar Dukun Jagal yang telah membantai 42 wanita dan telah dieksekusi di depan regu tembak di perkebunan karet perbatasan Kecamatan Pagar Merbau-Galang, Kamis (10/7) malam ini benar-benar dikuburkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Muslim Jalan Kirab Remaja, Kelingan, Pasar XV, Desa Sei Semayang, Kecamatan Sunggal Deli Serdang.

Warga yang datang umumnya meragukan kuburan yang nisannya tidak bernama tersebut benar sebagai tempat peristirahatan terakhirnya Dukun AS. Kecurigaan ini juga datang dari seorang menantu laki-laki Dukun AS yang bermarga Sembiring.

Proses pemakaman Dukun AS yang berlangsung secara diam-diam dan berpindah tempat ini, membuat ratusan warga yang ingin menyaksikannya dan wartawan yang hendak meliputnya kecewa. Polisi terkesan sangat tertutup dan merahasiakan lokasi penguburan Dukun AS hingga terjadi main alip-alipan di tempat gelap antara polisi, wartawan dan warga.

WUSHU SUMUT RAIH MENDALI EMAS

Posted by: sutanpamaleh on: Juli 10, 2008

Dominasi Sumut di cabang wushu taulo PON XVII/2008 masih terus berlanjut, terbukti dua medali emas dan dua perak kembali menjadi milik anak didik Master Supandi Kusuma pada pertandingan hari ketiga, Rabu (9/7) di Dome Balikpapan.

Dua medali emas Sumut disumbangkan Aldi Lukman di nomor gabungan Daoshu dan Gunshu putra, serta Eric Losardi di Nandao-Nangun Putra. Sementara dua medali perak disumbangkan Charles Susanto (Jianshu-Qianshu putra) serta Johannes (Nandao-Nangun Putra).

Bagi Aldi dan Eric,medali emas yang mereka rebut Rabu kemarin, merupakan yang kedua di PON XVII ini, setelah sebelumnya mereka juga menjadi yang terbaik di nomor Changquan dan Nanquan putra. Hasil ini juga membuat keduanya dipastikan bakal mengantongi masing-masing Rp200 juta, karena sebelumnya KONI Sumut menjanjikan memberi bonus Rp 100 juta bagi setiap peraih medali emas nomor perorangan.

Sampai Rabu, Wushu Sumut telah mengumpulkan tujuh medali emas dan empat medali perak, sekaligus memimpin perolehan medali sementara di cabang ini. Perolehan medali ini melebihi target medali yang dijanjikan Pengprov WI Sumut pimpinan Master Supandi Kusuma kepada KONI Sumut.

Tim asuhan trio Pelatih Chen Wenfu, Zhou Shusheng dan Sandri Liong ini masih memiliki peluang menambah pundi medali emas di wushu taulo pada pertandingan hari terakhir, Kamis (10/7)melalui nomor duel putra dan putri.

Peluang merebut emas terbuka di nomor putra karena Sumut menyertakan dua grup wakilnya,yakni trio Darwis Taniwan, Johannes dan Aldi Lukman, serta duet Jayamin dan Heriyanto. Sementara di kelompok putri, Sumut diwakili duet Dwi Arimbi dan Lindswell.

Selain itu di nomor Wushu Sanshou Sumut juga menyertakan seorang atletnya di final yakni Hotma Dearma Purba yang bermain di Kelas 48 Kg putri. Hotma pada semifinal kemarin menang mutlak atas Fitri (Jabar). Dan di final akan berhadapan dengan wakil tuan rumah Ambarwati yang mengalahkan Iva Ainul Wafa (Banten). Sementara tiga pesanshou Sumut lainnnya gagal ke final dan harus puas dengan raihan medali perunggu.Lastri Sibarani Rabu kemarin kalah dari Friska Ria Wibowo (Jambi), Jhon Hendrik Ginting ditundukkan Suryanto (Jateng), Moses Sembiring takluk di tangan Youne V Senduk (Kaltim).

warisan sumatera terancam punah

Posted by: sutanpamaleh on: Juli 1, 2008

Medan,(Analisa)

Badan Warisan Sumatera Utara (BWS) mendesak pemerintah daerah agar membuat payung hukum tetap yang mengatur lebih jelas bagi kelestarian bangunan cagar budaya di daerah ini.

Sejauh ini perlindungan bangunan cagar budaya hanya berdasarkan peraturan daerah (Perda) karena itu perlu memberi payung hukum tetap dan komprehensif untuk menjaga kelestarian bangunan bersejarah.

“Kita harapkan pemerintah menjadi regulator yang baik untuk melindungi bangunan cagar budaya di daerah ini,” ujar Ketua BWS, Ir Nicolaus Simamora, MSA, IAI kepada wartawan di Sekretariat BWS Jalan Sei Selayang Medan, Selasa (25/3).

Hal senada dikemukakan Sekretaris BWS Rika Susanto,ST dan anggota Soehardi Hartono,ST,MSc. Soalnya BWS merasa kuatir terhadap kelestarian ratusan bangunan cagar budaya yang memiliki nilai sejarah tinggi.

Hasil survei Universitas Tokyo pada 2001-2002 tercatat 600 unit bangunan cagar budaya di daerah ini. Namun dalam SK Walikota Medan hanya 42 bangunan tersebut yaitu di kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani dan kawasan pusat pasar.

Baca entri selengkapnya »

green hill park sibolangit

Posted by: sutanpamaleh on: Juni 30, 2008

Akhirnya masyarakat sumut punya lokasi wisata wahana berkelas internasional yang berlokasi di dataran tinggi nan sejuk mount of sibayak bumi sibolangit. Masyarakat sumut sekarang tidak perlu lagi liburan keluar negeri, seperti genting highland nya malaysia, atau ancol jakarta.

Banyak wahana yang bisa kita temui di green hill sibolangit, seperti roller coaster, baling2 raksasa dimana kita bisa menyaksikan keindahan panorama pegunungan sibayak diatasnya, dan lain2 yang berkelas internasional.

Green hill diresmikan oleh MENDIKBUDPAR Jero Wacik baru-baru ini. Ayo kita majukan objek wisata SUMUT, guna mendukung program visit indonesia year 2008. Ajak lah keluarga anda untuk mengunjungi wahana ini.

Tidak jauh dari green hill sibolangit terdapat juga kolam air blerang sidebuk-debuk. Kolam air panas ini ditampung langsung dari sumber Geotermal gunung sibayak.

Oya buat bro2 sekalian mohon maaph poto akan segera menyusul.

ISTANA MAIMUN

Posted by: sutanpamaleh on: Juni 5, 2008

Istana Maimun merupakan sebuah bangunan tua yang berada di Jalan Brigjend Katamso, Medan, Sumatera Utara dan dijadikan sebagai ikon dalam wisata. Semula ditulis dengan nama Maimoon, merupakan Istana Sultan Deli. Sengaja didesain dengan didominasi warna kuning, warna kerajaan, sekaligus warna khas Melayu.

Istana ini didirikan oleh Sultan Kerajaan Deli, Maimun Al Rasyid Perkasa Alam Shah dengan biaya sekitar satu juta gulden Belanda tahun 1988. Bangunannya berdiri di atas tanah seluas 2,772 meter persegi, menghadap Timur. Pendesainnya seorang arsitek Italia. Bangunannya terdiri dari dua lantai yang terbagi dalam tiga bagian, yakni bangunan induk, sayap kiri, dan sayap kanan.

Baca entri selengkapnya »

DESA KUNO, KAMPUNG LINGGA

Posted by: sutanpamaleh on: Juni 5, 2008

Rumah Karo adalah rumah yang berbentuk panggung, tanpa sekat, yang bisa ditempati 4, 6 sampai 8 keluarga dan ditandai dengan sebuah tungku sebagai dapur untuk masing-masing keluarga. Namun, tiap tungku terdiri dari lima batu berukuran sedang yang disusun sebagai dudukan panci dan juga tempat meletakkan kayu bakar. Kelima batu itu sendiri mendeskripsikan lima marga, yaitu Karokaro, Ginting, Paranginangin, Sembiring dan Tarigan.


Untuk mencapai ke lokasi wisata tersebut, tepatnya anda melalui jalur utama Medan menuju Parapat melalui Berastagi, pasti melewati monumen berbentuk setengah bambu runcing, saat memasuki kota kabanjahe. Segera belok kanan dan susuri jalan sekitar 3 km, maka anda akan menemui desa Budaya Lingga atau Kampung Lingga. Di sini, budaya karo masih dapat dinikmati melalui keunikan rumah adatnya.

Berbagai perkakas digantung diatas ‘dapur’ tadi, misalnya kuran (tabung bambu), tabu-tabu(kendi) dan sebagainya. Bagian loteng digunakan untuk menyimpan hasil pertanian. Sedangkan bagian bawahnya untuk ternak. Anak tangga di depan rumah harus berjumlah tiga, yang berati tiga Tuhan menurut kepercayaan animisme Karo masa lalu. Sedangkan di belakang rumah, anak tangga berjumlah lima, yang kembali melambangkan kelima marga. Sebuah kepala kerbau menghiasi atap rumah ini sebagai gambaran kondisi spritual tertinggi.

GEBY OH GEBY…

Posted by: sutanpamaleh on: Juni 5, 2008

Lagu ini dibuat oleh seorang vokalis dari band Caramel (Stikom Bali) yang bernama EGA. Dia ditinggalkan oleh pacarnya dan dia tidak kuat menahannya sehingga putus asa dan menyanyikan lagu ini di depan teman-temannya sebelum dia bunuh diri ke esokan harinya. Di lagu versi ini ternyata terdapat pesan khusus.. Yaitu dua kalimat :
Hayati dan Renungkan. Mungkin anda akan tersentuh dan terharu setelah mendengarkan lagu ini.

G D Em Bm

Pernah ada rasa cinta

C G Am D
Antara kita kini tinggal kenangan

G D
Ingin kulupakan

Em Bm

Semua tentang dirimu

C G Am D G

Namun tak lagi kan seperti dirimu oh bintangku
Reff :

G d Em Bm

Jauh kau pergi meninggalkan diriku

C G Am D

Disini aku merindukan dirimu

G D Em Bm

Kini ku coba mencari penggantimu

C G Am D G

Namun tak lagi kan seperti dirimu oh kekasih
Secret Words :
ku ingin memiliki nafasmu jikalau aku mati

Bisakah Aku memiliki nafasmu jikalau aku mati

Ganbattekudasai!!

buat temen2 sesama blogger , gua mau ngucapin makasih banyak sudah sudi berkunjung ke rumah ini , sering2 mampir ya

 

Juli 2009
S S R K J S M
« Jun    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Blog Stats

  • 3,108 hits

Klik tertinggi

  • Tidak ada

Flickr Photos

Stacked pillows with gumpaste Doli cake topper

More Photos